Tewasnya Terduga Teroris Asal Sukoharjo dengan 2 Luka Tembak

Perestiwa
12 Views
Read Time:1 Minute, 3 Second

Sukoharjo – 

Pemuda terduga teroris asal Sukoharjo, Muhammad Jihad Ikhsan (22) meninggal dunia sehari setelah ditangkap Densus 88. Ada dua luka tembak pada tubuhnya.

Ikhsan ditangkap pada Jumat (10/7) sekitar pukul 13.30 WIB, sepulang dari salat Jumat. Saat itu Ikhsan bersepeda dari masjid yang berada di kawasan Desa Cemani.

Baca Juga  Di hari yang sama Dua Pasien PDP yang dirawat Di RSUD Mandau Meninggal dunia

Pada malam harinya, petugas mendatangi rumah kontrakan Ikhsan dan keluarganya di Ngruki RT 01 RW 16, Cemani, Sukoharjo. Selain mengabarkan penangkapan Ikhsan, polisi juga melakukan penggeledahan.

Pada Sabtu (11/7) malam setelahnya, petugas kembali mendatangi rumah Ikhsan. Kali ini mereka mengabarkan kematian Ikhsan.

Kepala Desa Cemani, Hadi Indrianto, membenarkan bahwa Ikhsan telah meninggal dunia pada Sabtu (11/7) petang. Selepas Isya, dia mengabarkan hal tersebut kepada keluarga.

Baca Juga  Diketahui identitas jasad pria tua yang di temukan di jalan melur duri berinisial HT (58) merupakan warga pekanbaru riau.

“Betul, kemarin saya mendapatkan kabar itu dan disampaikan kepada keluarga. Saya tunggui sampai jam 02.00 WIB tadi,” kata Hadi saat dihubungi , Minggu (12/7).

Meski didatangi petugas, Kemis, ayah Ikhsan, mengaku tidak mendapatkan penjelasan terkait penyebab kematian anaknya. Dia pun hanya mendengar kabar adanya penembakan.

“Saya dengar ditembak. Saya kan pengin tahu salahnya apa kok sampai ditembak sampai meninggal? Ditembak apanya?” kata Kemis saat dihubungi, Minggu (12/7/2020).

Baca Juga  AS dan Cina Panas, Beijing Batasi Riset Asal-usul Virus Corona

Kemis kemudian mengurus pemulangan jenazah di RSUP dr Kariadi Semarang. Sebelum dirawat di Kariadi, Ikhsan juga sempat ditangani di RS Bhayangkara

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *